Ngamen

14 Feb 2012

Hari Sabtu dan Minggu adalah harinya tukang ngamen Itulah hari rutin saya di rumah nyiapin duit kecil untuk para pengamen yang datang ke rumah. Tapi dari sekian banyak pengamen yang suka datang, saya perhatikan ada yang serius nyanyi, ada yang tidak serius pastilah.

Yang tidak serius, nyanyi asal asalan, suaranya bikin sakit kuping, pakaiannya juga berantakan dan gayanya sedikit maksa bahkan ada yang bergaya Punk.. hadeuh! Yang seperti gini biasanya baru datang gonjreng2 langsung saya kasih uang logam, biar cepet pergi., dan biasanya kasih cepek juga pergi dengan ngedumel gak pake terima kasih lagi..
Tapiada yang datang dengan rapih, dengan salam sopan sekali dan ternyata suaranya gak kalah sama Ariel Peterpan ato Afgan.. (hehe..agak lebay ya). Tapi biasanya kalau dia datang, saya tunda ngasih duitnya. Saya siapin agak besar, bukan logam deh.. sampai lagunya selesai. Selain suara dan lagunya enak, saya dalam hati ingin anak muda itu sewaktu saat bisa sukses dengan berlatih dan bisa menghargai uang yang diberikan atas jerih payahnya bukan karena sebel atau belas kasihan. Dan biasanya dia langsung bersyukur dan pergi dengan sopan. Saya juga ikut senang..

Tapi lama-kelamaan anak laki saya bertanya, Ayah kenapa sich yang baik juga nyanyinya bagus malah ditunggu lagunya selesai..? kan kasian jadi nunggu dianya.. Tapi kan ayah ngasih agak besar.., biarin dia nunggu juga dia dapat dari hasil kerjanya. Iya sichtapi kasian aja. Nah.. kesempatan ngasih nasehat untuk anak lakiku ini aku pikir Nak kamu tau gak, tidak semua keinginan yang langsung diberikan Allah itu berarti Allah cinta pada hamba yang meminta itu. Begitu juga keinginan hamba-Nya yang ditunda atau diganti Allah itu, bukan karena Allah benci sama kita Gambarannya seperti tukang ngamen yang sering datang tuh Kalo yang nyeremin dan bikin sebel kan langsung kita kasih. Kita ngasih kan bukan karena seneng, tapi biar cepet pergi Tapi kalau yang datang baik, sopan dan lagu serta suaranya enak didengar, kita tunda sampai lagu selesai tapi kita kasih agak besar.. “Jadi Maksudnya??

Saya tertawa. Bisa saja ALLAH juga berlaku begitu pada kita, para hamba-Nya. Jika ada manusia yang fasik, keji, mungkar, banyak dosa, dan dibenciNya berdoa memohon padaNya, mungkin akan Dia firmankan pada malaikat : Cepat berikan apa yang dia minta. Aku risi mendengar pintanya! Tapi kalau yang menadahkan tangan adalah hamba yang dicintaiNya, yang giat beribadah, yang rajin bersedekah, yang menyempurnakan wajib dan menegakkan yang sunnah; maka mungkin saja ALLAH akan berfirman pada malaikatNya : Tunggu! Tunda dulu apa yang menjadi hajatnya. Sungguh Aku bahagia bila diminta. Dan biarlah hambaKu ini terus meminta, terus berdoa, terus menghiba. Aku menyukai doa-doanya. Aku menyukai kata-kata dan tangis isaknya. Aku menyukai khusyuk dan tunduknya. Aku menyukai puja dan puji yang diucapkannya. Aku tak ingin dia menjauh dariKu setelah mendapat apa yang dia pinta. Aku mencintainya.
Jadi jangan kaget, kalau kita rajin ibadah sepertinya doa kita gak dikabul-kabulkan, ditunda atau diganti, yang pasti Allah akan menjawab doa kita “Saat Allah menjawab doamu,Dia meminta imanmu.Saat Allah belum menjawab doamu,Dia meminta kesabaranmu.Saat Allah menjawab tapi bukan doamu,Dia memilihkan yang terbaik untukmu..
Subhanallah..


TAGS Ngamen


-

Author

Follow Me