• 5

    Apr

    Surat kepada Allah

    Saking bingungnya menghadapi persoalan hidup, seorang hamba Allah terperangkap gang buntu kehidupan. Maju, tak ada harapan. Mundur, malu menghadang. Rasanya sudah tidak punya muka untuk minta tolong ke tetangga, karena sudah sering memberikan pertolongan. Sudah takut minta bantuan saudara, sebab sudah sering membantu. Mau nekat menghabisi hidup masih ragu. Namun, usaha tidak tembus tembus. Gagal dan gagal lagi. Doa siang - malam, belum juga terkabul. Tahajud belum mulus seperti yang diharapkan. Ikhtiar tak kenal lelah. Sayang, hidup seolah tidak pernah berpihak kepadanya. Tak ada perubahan. Sedangkan kebutuhan dan persoalan terus datang dan datang lagi seperti matahari. Hanya satu yang masih membuatnya bertahan. Kepercayaannya kepada Allah belum luntur. Masih ada, walau hanya seperti sec
  • 18

    Mar

    Saya takut hidup di Jakarta

    Benarkah Negeri ini bangsa yang ramah tamah? Dulu iya mungkin, tapi sekarang? Liat aja berita di TV, isinya cuma bentrok, rusuh, amuk dan tawuran. Saya kadang suka sengaja ga mau liat berita untuk beberapa waktu sebab enerji negatif dari berita kerusuhan selalu membuat saya depresi. Saya jauh lebih suka nonton Kick Andy di Metro TV. Program ini memberi enerji positif sekaligus mengingatkan kita bahwa ternyata masih ada loh orang baik di negeri ini. Acara seperti ini harusnya diperbanyak karena berfungsi sebagai balance terhadap berita-berita kisruh yang membuat kita muak dan capek hati ngedengernya. Sayangnya, walau berenti ngeliat berita, hidup kita belum tentu menjadi lebih tenang. Ke mana pun kita pergi, kita harus waspada. Bukan sekali dua kali saya terjebak berjam-jam dalam kemacetan
- Next

Author

Follow Me